SEBUAH KOMEDI KABARET. PERSEMBAHAN KOLABORASI EMAS BOSMAT SEVACTER & PIDI BAIQ TENTANG BANDUNG, JATINANGOR,
DAN RASA YANG TAK SEMPAT TERUCAP.
Bandung, 1997. Di sudut kelas yang penuh coretan, Doa—si anak lelaki lusuh yang hanya berani bicara lewat gambar—menyimpan satu rahasia besar: ia jatuh cinta pada Gadis, sang primadona sekolah. Namun, sebelum kata sempat terucap, takdir memaksa mereka melangkah ke arah yang berbeda. Doa bertahan di jantung kota (ITB), sementara Gadis harus berkelana ke pinggiran Jatinangor (UNPAD). Jarak yang terlihat dekat di peta, ternyata menjadi labirin emosi yang penuh lika-liku. Tahun 2026 ini, Bosmat Sevacter kembali menggebrak panggung! Mengambil inspirasi dari karya legendaris Pidi Baiq, kami sajikan sebuah pertunjukan kabaret penuh warna, komedi segar, dan drama yang mengiris hati.
Tim Kabaret "Sudah, Jangan Ke Jatinangor"
Para kreator di balik layar yang membuat karya ini menjadi nyata dan dapat dinikmati oleh anda.