

Bandung, 30 Desember 2025.
Press Release Kabaret “Sudah, Jangan Ke Jatinangor”
“SUDAH, JANGAN KE JATINANGOR”
SEBUAH KOMEDI KABARET. PERSEMBAHAN KOLABORASI EMAS BOSMAT SEVACTER & PIDI BAIQ TENTANG BANDUNG, JATINANGOR,
DAN RASA YANG TAK SEMPAT TERUCAP.
SINOPSIS
Bandung, 1997. Di sudut kelas yang penuh coretan, Doa—si anak lelaki lusuh yang hanya berani
bicara lewat gambar—menyimpan satu rahasia besar: ia jatuh cinta pada Gadis, sang primadona
sekolah. Namun, sebelum kata sempat terucap, takdir memaksa mereka melangkah ke arah
yang berbeda.
Doa bertahan di jantung kota (ITB), sementara Gadis harus berkelana ke pinggiran Jatinangor
(UNPAD). Jarak yang terlihat dekat di peta, ternyata menjadi labirin emosi yang penuh lika-liku.
Tahun 2026 ini, Bosmat Sevacter kembali menggebrak panggung! Mengambil inspirasi dari
karya legendaris Pidi Baiq, kami sajikan sebuah pertunjukan kabaret penuh warna, komedi
segar, dan drama yang mengiris hati.
TENTANG BOSMAT SEVACTER
Berakar dari semangat teater sejak tahun 1985 di SMA Negeri 7 Bandung, BOSMAT(Bocah-Bocah SMA Tujuh) telah berevolusi menjadi ikon kabaret di Kota Kembang. Melintasi berbagai zaman, Bosmat terus berinovasi mengikuti perkembangan teknologi tanpa kehilanganjati dirinya sebagai penghibur panggung yang autentik.Perjalanan besar Bosmat diperkuat di bawah arahan tangan dingin Dimasta dan Argin Hasta(P-Project) sejak 2003, yang membawa warna parodi segar dan jam terbang tinggi hingga kepanggung nasional. Memasuki tahun 2022, tongkat estafet kepelatihan dilanjutkan oleh TatanOscar, yang juga menaungi SEVACTER (SMP Negeri 7 Bandung).Kolaborasi lintas generasi antara SMA dan SMP ini melahirkan kekuatan baru yang dominan.Kini, BOSMAT SEVACTER tidak hanya dikenal sebagai tim kabaret nomor satu di Bandung, tetapijuga magnet panggung di Jawa Barat yang setiap penampilannya selalu dinantikan oleh ribuanpasang mata.
AWAL MULA IDE PAGELARAN “SUDAH, JANGAN KE JATINANGOR”
4 Dekade Berkarya, Satu Panggung Legendaris
Setelah sukses memukau publik lewat deretan karya ikonik seperti Ada Gajah di Atas Langit(2016), Wak Golok (2018), hingga fenomena Legenda Sangkuriang (2025), Bosmat Sevacterkembali membuktikan eksistensinya. Bertepatan dengan perayaan Anniversary ke-40, tahun2026 menjadi momentum kembalinya energi kreatif kami setelah sempat vakum selama duatahun dalam pagelaran.Kolaborasi Emas: Bosmat Sevacter x Pidi BaiqSesuatu yang besar lahir dari pertemuan para maestro. Tim kreator yang digawangi oleh ArginHasta, Dimasta, dan Tatan Oscar, bersama produser Argan Hasta, Cakra Dewa, & Timur Ali,resmi menggandeng sang “Ayah” seniman multitalenta, Pidi Baiq.Lagu “Sudah Jangan ke Jatinangor”—yang telah menyentuh hati lebih dari 15 juta pendengar diSpotify—dipilih langsung oleh Pidi Baiq untuk diadaptasi ke atas panggung. Dengan naskah yangdibimbing langsung oleh beliau, pertunjukan ini bukan sekadar adaptasi lirik, melainkan sebuahpenghidupan rasa dari karya yang sudah sangat dicintai masyarakat.
Bukan Sekadar Menonton, Tapi Mengalami (Audience Experience)
Apa yang membuat pertunjukan kali ini berbeda? Kami menghadirkan “Total ImmersionExperience”. Melalui ciri khas Audio Mixing yang dinamis dan Live Dialogue yang tajam,penonton tidak hanya duduk diam. Kami mengajak Anda untuk ikut serta dalam alur cerita,membuat segalanya menjadi: Terlihat, Terdengar, Terasa, dan Tersentuh.
Catat Tanggalnya & Amankan Kursimu!
Siapkan diri untuk tertawa, bernostalgia, dan terbawa perasaan dalam perpaduan komedi duawarna khas Bosmat Sevacter.
● 📅 Tanggal: Sabtu & Minggu, 7-8 Februari 2026
● 📍 Lokasi: Teater Tertutup Dago Tea House, Bandung.
Informasi Tiket:
● Show Reguler: Rp60.000 – Rp75.000
● SPECIAL SHOW (Sabtu Malam, 19.00 – 21.00 WIB)
○ Reguler: Rp100.000
○ VIP: Rp250.000
Bawa pulang kenangan manis dan biarkan kami menghiburmu dengan cara yang paling berkesan.
Info Selengkapnya: cek Instagram: @bosmatkabaret &@sevacterkabaret “Sudah Jangan ke Jatinangor”
A Comedy Cabaret Show Inspired by the song of Pidi Baiq

